
Dibawah ini aku kumpulkan sedikit dalil2 hadith tentang FADILAT dan KEUTAMAAN MEMBACA AL QURAN yang telah aku salin dari beberapa buah kita seperti kita DURRATUN NASIHIN. KITAB FIQH IMAM SYAFII, KITAB IHYA’ ULUMUDDIN IMAM GHAZALI, KITAB RAYADHUS SHALIHIN IMAM NAWAWI DAN KITAB AL AZKAR IMAM AN NAWAWI dan lain2...
Sila rujuk kitab2 tersebut untuk mendapatkan maklumat yang lebeh jelas dan lebeh tepat.
Semoga semua peminat2 Al Quran, peminat2 LAGU AL QURAN, peminat2 TARANUM AL QURAN dan peminat QARI2 MESIR dapat membuat rujukan diatas dalil2 tersebut sebagai satu motivasi kearah suka beramal TILAWAH AL QURAN.
(1) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
Allah Ta’ala berfirman: “Barangsiapa disibukkan oleh AlQuran(membaca)
dan zikir kepada Ku , maka Aku anugerahkan kepadanya seutama-utamanya kedudukan yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta dan keutamaan Kalam Allah(Al Quran) itu di atas segala ucapan itu seperti keutamaan Allah diatas sekelian makhluk-Nya.”
(2)Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
Pada malam saya di Isra’kan, saya mendengar Al-Haq: “Ya Muhammad, suruhlah umatmu memuliakan 3 kelompok manusia - Orang tuanya, Orang-orang yang alim dan Orang yang hafal Al Quran.
Ya Muhammad, pertakutkan mereka daripada kemarahan serta penghinaan di antara mereka , kerana Aku sangat murka kepada orang yang membuat mereka marah.
Ya Muhammad, ahli Al Quran adalah ahli-Ku dan telah Aku ciptakan mereka bersamamu di dunia sebagai penghormatan untuk penghuni dunia dan seandainya tidaklah kerena Al Quran itu terpelihara di dada mereka , niscaya rusak binasalah penduduk dunia.
Ya Muhammad, apabila orang-orang yang hafal Al Quran itu meninggal dunia, maka menangislah langit Ku, bumiKu dan para malaikatKu.
Ya Muhammad, sesungguhnya sorga itu merindukan 3 kelompok iaitu - Engkau, Dua Sahabatmu yaitu Abu Bakar dan Umar r.a dan orang-orang yang hafal Al Quran.”
(3) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Tiadalah diantara yang memberi syafa’at yang lebih utama kedudukannya pada Allah Ta’ala, dari pada Al Quran. Tidak nabi, tidak malaikat dan tidak lainnya”.
(4) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Kalau adalah Al Quran itu dalam kulit yang tidak di samak . Niscaya dia tidak disentuhkan api”.
(5) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Yang terutama ibadah umatku , ialah TILAWAH AL QURAN.”
(6) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Sesungguhnya Allah ‘Azza Wa Jalla membaca Surah Thaha dan Surah Yassin sebelum Dia menjadikan makhluk seribu tahun. Maka tatkala para malaikat mendengar Al Quran, lalu mereka mengatakan “Berbahagialah umat yang di turunkan ini kepada mereka! Berbahagialah hati yang menghafalkan ini! Berbahagialah lidah yang menuturkan dengan ini (membaca Al Quran).”
(7) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Yang terbaik diantara kamu, ialah barangsiapa yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.”
(8) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Berfirman Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi - Barangsiapa mengunakan waktunya untuk membaca Al Quran, daripada berdoa dan meminta kepada Ku, niscaya Aku berikan kepadanya, pahala yang lebih utama daripada orang-orang yang bersyukur.”
(9) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Tiga golongan pada hari kiamat diatas bukit kecil dari kesturi hitam, tiada menyusahkan mereka oleh kegundahan dan tiada menimpa akan mereka oleh hisab amalan, sehingga diselesaikan apa yang diantara manusia iaitu - orang yang membaca Al Quran kerana mengharap wajah Allah ‘Azza Wa Jalla dan orang yang mengimami suatu kaum dan kaum itu suka kepadanya.”
(10) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Ahli Quran ialah ahli Allah dan orang-orang yang dikhususkan olehNya”
(11) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Bahwa hati itu berkarat, seperti berkaratnya besi”. Lalu orang bertanya:” Wahai Rasulullah! Bagaimanakah membersihkannya?”.Maka menjawab Nabi S.A.W. “Membaca Al Quran dan mengingati mati”.
(12) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Lebih bersangatanlah perhatian Allah kepada pembaca Al Quran daripada orang yang mempunyai penyanyi kepada penyanyinya.”
(13) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Bacalah Al Quran dan janganlah tertipu kamu oleh mashhaf-mashhaf yang bergantungan itu. Sesungguhnya Allah Taa’la tiada mengazabkan hati, yang menjadi karung Al Quran”.
(14) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Apabila kamu menghendaki ilmu pengetahuan, maka bacalah Al Quran! Sesungguhnya Al Quran itu adalah ilmu orang-orang dahulu dan orang-orang kemudian.”
(15) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Bacalah Al Quran! Sesungguhnya kamu diberikan pahala dengan tiap-tiap huruf daripadanya sepuluh kebaikan. Sesungguhnya aku tiada mengatakan satu huruf itu alif-lam-min, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan min satu huruf.”
(16) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Tiadalah bertanya kamu tentang dirinya melainkan tentang Al Quran. Kalau ia mencintai dan mena’jubkannya akan Al Quran maka dia mencintai akan Allah S.W.T dan RasulNya S.A.W. Kalau ia memarahi akan Al Quran mak dia itu memarahi akan Allah S.W.T dan RasulNya.”
(17)Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Tiap-tiap ayat dalam Al Quran adalah satu derajat dalam sorga dan satu lampu dalam rumahmu”.
(18) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Barangsiapa membaca Al Quran niscaya masuklah kenabian (nubuwwah) di antara kedua lembungnya. Hanya tidak di turunkan wahyu kepadanya.”
(19) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Sesungguhnya rumah yang dibacakan padanya Al Quran niscaya lapanglah penghuni rumah itu, banyaklah kebajikannya, datanglah kepadanya malaikat dan keluarlah daripadanya setan-setan. Dan sesungguhnya rumah yang tidak dibacakan padanya Al Quran niscaya sempitlah penghuninya, sedikitlah kebajikannya, keluarlah daripadanya malaikat dan datanglah setan-setan”.
(20) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Tidaklah dari golongan kami, orang yang tiada berlagu dengan Al Quran”
(21) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Hiasilah Al Quran dengan suaramu!”
(22) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“ Tiada di izinkan oleh Allah untuk sesuatu sebagaimana izinNya untuk membaguskan suara dengan Al-Qur’an.”
(23) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat oleh sebab Al Quran ini bagi beberapa kaum dan dengan Al Quran ini pula Dia (Allah) merendah kaum yang lainnya”.
(24) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Bacalah olehmu sekelian akan Al Quran kerana sesungguhnya Al Quran itu akan menjadi penolong bagi para pembacanya di hari kiamat.”
(25) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“ Barangsiapa membaca Al Quran kemudian ia melihat bahawa ada orang yang diberikan lebih utama daripada yang diberikan kepadanya(AL Quran).... maka sesungguhnya ia telah mengecilkan apa yang diagungkan oleh Allah Ta’ala”
(26) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Barangsiapa mengharapkan bertemu dengan Allah maka hendaklah dia memuliakan ahliNya,” Rasulullah di tanya: “Apakah Allah mempunyai ahliNya?” Beliau menjawab ”Ya, ada.” Rasullah ditanya “Siapakah mereka itu?" Beliau menjawab: “Ahlinya Allah di dunia ini adalah orang-orang yang membaca Al Quran dan ketahuilah barangsiapa memuliakan mereka maka sesungguhnya dia dimuliakan Allah dan diberi sorga dan barangsiapa menghina mereka maka dia dihinakan Allah dan dimasukkan ke dalam neraka.”
“Hai Abu Hurairah, tidak ada di sisi Allah orang yang lebih mulia daripada pengajar Al Quran, sesungguhnya orang-orang yang mengajarkan Al Quran itu di sisi Allah lebih mulia dari sesiapapun kecuali para Nabi.”
(27) Berdoa Nabi Muhammad S.A.W setelah selesai pembacaan Al Quran -
“Ya Allah Tuhan ku! Berikan aku rahmat dengan Al Quran dan jadikanlah dia bagiku imam, nur, hidayah dan rahmat! Ya Allah Tuhanku! Ingatlah aku daripadanya akan apa yang aku lupa dan ajarilah aku daripadanya akan apa yang tiada aku ketahui! Dan anugerahilah aku akan tilawahnya pada tiap malam dan tiap hari. Dan jadikan Al Quran dalil (hujjah) bagiku. Wahai Tuhan Seru sekelian alam.”
(28) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W kepada Ibnu Mas’ud -
“Bacakanlah kepadaku!” Menjawab Ibnu Mas’ud “Wahai Rasulullah! Aku bacakan kepadamu, padahal kepadamu diturunkan?” Menjawab Nabi S.A.W “Aku suka mendengarnya dari bukan aku sendiri”. Maka Ibnu Mas’ud membacanya dan kedua mata Rasulullah S.A.W basah kuyup dengan air mata.
(29) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Barangsiapa mendengar suatu ayat dari kitab Allah ‘Azza wa Jalla (Al Quran)...niscaya ayat itu menjadi nur baginya pada hari kiamat.”
(30) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Sebaik-baik suara manusia dengan Al Quran, ialah apabila engkau mendengar ia membaca, niscaya engkau melihat ia takut (Khyusuk) akan Allah Ta’ala.”
(31) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Barangsiapa membaca Al Quran kurang dari 3 kali, niscaya ia tiada memahami akan Al Quran itu.”
(32) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Yang berhak menjadi imamnya sesuatu kaum waktu salat ialah yang terbaik bacaannya terhadap kitabullah Al Quran. Jikalau semua jemaah di situ sama baiknya dalam membaca Kitabullah, maka yang terpandai dalam As-Sunnah – Hadith. Jikalau semua sama pandai dalam As-Sunnah, maka yang terdahulu hijrahnya. Jikalau dalam hijrahnya sama dahulunya, maka yang tertua usianya.”
(33) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Pekerjaan yang lebih berhak kamu menerima upahnya, ialah mengajarkan kitab Allah Ta’ala.(AL Quran)”
(34) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Barangsiapa pergi pada suatu jalan dengan tujuan menuntut ilmu termasuk di dalamnya segala macam disiplin ilmu dari ilmu-ilmu Al Quran, sedikit ataupun banyak, maka Allah memudahkannya jalan ke sorga.
(35) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Orang mukmin yang membaca Al Quran harumnya ibarat buah citrun yang harum baunya dan lazat rasanya, sementara orang mukmin yang tidak dapat membaca Al Quran itu saperti kurma, tidak berbau tapi rasanya manis, sementara orang munafiq yang membaca Al Quran itu saperti bunga pohon “Raihaanat”(pohon yang bunganya harum tapi pahit)....yang baunya enak sedangkan rasanya pahit dan orang munafiq yang tidak dapat membaca Al-Qur’an itu ibarat buah labu yang pahit, tidak berbau dan rasanya pahit”
(36) Bersabda Nabi Muhammad S.A.W :
“Orang yang membaca Al Quran, apabila telah datang hari kiamat, maka Allah berseru: “Hai Jibril, serulah oleh mu di padang Mahsyar.”Ketahuilah, barangsiapa yang membaca Al Quran hendaklah dia berdiri.” Maka Jibril berseru dua, tiga kali, kemudian mereka itu semua berdiri (yang membaca Al Quran di dunia) di hadapan Allah Yang Maha Rahman dengan berbaris dan
tidak seorang pun yang berkata-kata dari mereka itu, sampai Nabi Daud a.s berdiri. Maka Allah berfirman: “Bacalah oleh mu semua Al Quran dan keraskan suaramu.” Maka mereka masing-masing membaca Al Quran yang diilhamkan Allah Ta’ala. Tiap-tiap orang yang membacanya diangkat derajatnya sesuai dengan keindahan suara, nada dan kekhusyukkan. ”Hai para ahli-Ku, tahukah kamu sekelian, orang yang paling perlakuannya kepadamu saat didunia?. Mereka menjawab: “Tentu, Ya Tuhan kami.” Allah Ta’ala berfirman “Pergilah kamu sekelian ke padang Mahsyar, maka barangsiapa dia kamu temui (lihat) boleh masuk sorga bersama-sama denganmu.”
SEKIAN...
Semoga dengan tukilan dalil2 hadith diatas itu akan dapat memberi kita semangat dan perangsang supaya ber TILAWAH AL QURAN seisi keluarga. Inshaallah.